(I'm waiting for uploading some data to Ecentrix system. It always take a long time to upload a data haha )
(in this situation I usually tackle my online-shop-things and make a blog post hehe, I cant stop thinking)
 |
Source : Pinterest |
Saya sangat tertarik dengan topik yang berhubungan dengan tech, business, and psychology. I usually read 3 books a month (yak masih cupu banget, hanya bisa 3 buku), and mostly about psychology. My current favorite newsletter is Newyorker.com , this site is powerful, its categories everything in a clear direction. I've learned many vocabularies and some strategic idea from that site. Beside, the font is super witty, not an average news-site.
Beberapa hari terakhir, sering banget artikel yang bahas tentang Instagram dan Snapchat. Seperti yang kita ketahui, 2 media sosial ini memang sedang sangat happening dikalangan anak muda. Namun jika di lihat lebih dalam, kedua sosial media ini sangat berbeda, Snapchat yang lebih personal, sedangkan Instagram yang super open for public.
Saya hanya menggunakan Instagram sebagai konsumsi pribadi dan komersil. I have 2 accounts for my online business. Instagram memang sangat powerful, bisa meningkatkan brand awareness produk kepada jutaan pengguna aktif Instagram setiap harinya. I learn a lot how to optimize this platform. It was not easy at the beginning, but you should try!
Untuk akun pribadi (usernama : novellalw), saya biasanya memposting satu foto setiap hari, HAHA. I just make it more consistent. Untuk upload foto ke Instagram tidak pernah menghabiskan waktu yang lama, satu menit kurang deh kayaknya. Tidak terlalu memikirkan aesthetic aka bentuk feed. I just post what I like. Intagram mengajarkan kita untuk menjadi seorang photographer. Awalnya memang amatiran, tapi dari waktu ke waktu semakin banyak orang yang menekuni profesi ini. Banyak banget peluang usaha yang muncul dari platform ini, mulai dari endorse, jual beli like, jual beli followers, HAHA sedih ya semuanya aja dijual. Selain itu saya juga tidak terlalu peduli pendapat orang tentang foto yang saya upload, karena mereka bisa follow atau unfollow saya kapapun. Hidup di sosial media gak usah terlalu diambil hati, ketika di unfollow seseorang bukan berarti dia tidak mau berteman in real life. Kebetulan memang content yang diupload tidak relevan dengan yang mereka harapkan. I am an ENTJ person, never take anything personally. Yup, saya orangnya sangat visual, mulai dari cara belajar, mengingat moments dalam hidup, bahkan sampai 1st impression semuanya ditentukan dari visual. I never lie to my self, haha dari mata jatuh ke hati.
Saya kenal beberapa orang yang sangat hebat melakukan growth-hacking disetiap sosial media mereka. Kebetulan mereka memang suka seni dan hal-hal yang berhubungan dengan fotografi. Menyenangkan ya, setiap hal yang dilakukan dengan passion, pasti akan berujung maksimal above expectation. Tidak sabar untuk memiliki cerita versi diri sendiri tentang passion and life. Saya belajar banyak dari mereka, kuncinya hanya satu yaitu KOMITMEN. Hidup tanpa komitmen yang tinggi tidak akan berujung dengan hasil yang memuaskan. Sama seperti laki-laki yang memiliki perut kotak-kotak cem dadu, pasti mereka dapatkan dengan komitmen yang sangat tinggi. Bangun pagi, olahraga tiap hari, jaga pola makan, diet teratur, gak makan mecin, mungkin juga gak makan pisang goreng (lah kok curhat).
Yuk, gunakan social media untuk share hal-hal yang positif dan memberikan ilmu bagi banyak orang. Ilmu itu sangat banyak tidak harus 1+1 = 2
Yeay, back to work!
Novella